Sabtu, 11 Juli 2009
Air Permukaan sebagai Sumber Daya Air
Sumber Daya Air
Senin, 06 Juli 2009
Terbentuknya Molekul Air
Air sebagai sumber kehidupan, dimana terdapat air maka sudah dapat dipastikan bahwa di tempat tersebut pasti ada kehidupan. Di sumber air panas dengan suhu yang mendekati titik didih air atau pada daerah kutub, semua ada kehidupan. Bahkan jika kita perhatikan pada setetes embun yang menempel di dedaunan, terdapat ribuan mikroorganisme yang hidup muncul, bereproduksi, berinterarksi sampai pada akhirnya mati.
Air mempunyai rumus kimia H2O, bermakna bahwa satu molekul air tersusun dari dua atom hidrogen dan satu atom oksigen. Dalam kondisi standar yaitu pada tekanan 1 bar dan temperatur 0 °C air bersifat tidak berwarna, tidak berasa dan tidak berbau.
Proses terbentuknya molekul air di alam teryata sangat sulit. Apabila terdapat sejumlah atom hidrogen dan oksigen yang merupakan komponen penyusun molekul air dengan perbandingan tertentu dalam sebuah bejana kaca dengan jangka waktu yang sangat lama, ratusan bahkan sampai ribuan tahun lamanya, maka belum tentu atom-atom tersebut akan segera bereaksi membentuk molekul air, kalaupun terbentuk, maka tidak akan lebih dari segelintir pada dasar wadah dan itupun akan terjadi dengan sangat lambat. Hal itu disebabkan karena faktor suhu yang tidak mendukung, dimana pada suhu kamar antara Oksigen dan Hidrogen sangat lambat untuk bereaksi.
Dalam keadaan bebas, Oksigen dan Hidrogen ditemukan sebagai molekul H2 dan O2. Untuk dapat bergabung membentuk molekul air H2O maka keduanya harus bertubrukan, supaya ikatan-ikatan yang membentuk masing-masing molekul hidrogen dan oksigen melemah, akibatnya tidak ada lagi penghalang untuk bergabungnya atom oksigen dan hidrogen tersebut membentuk molekul air H2O. Temperatur yang tinggi akan berpengruh terhadap kecepatan reaksi antara molekul Hidrogen dan Oksigen. Dengan temperatur yang tinggi akan meningkatkan energi, begitu pula dengan kecepatan molekul-molekul yang bergerak semakin cepat sehingga menyebabkan terjadinya peningkatan jumlah tubrukan antar molekul. Akibat dari semua ini, reaksi yang terjadi berjalan semakin cepat, sehingga terbentuklah apa yang disebut sebagai molekul air.
Minggu, 05 Juli 2009
Air sebagai Sumber Kehidupan
Dan Dialah yang menurunkan hujan dari langit lalu Kami tumbuhkan dengan air hujan itu segala jenis tumbuh-tumbuhan, kemudian Kami keluarkan daripadanya tanaman yang menghijau, Kami keluarkan pula dari tanaman itu butir-butir (buah) yang bergugus-gugus dan dari pohon-pohon tamar (kurma), dari mayang-mayangnya (Kami keluarkan) tandan-tandan buah yang mudah dicapai dan dipetik dan (Kami jadikan) kebun-kebun dari anggur dan zaiton serta buah delima, yang bersamaan (bentuk, rupa dan rasanya) dan yang tidak bersamaan. Perhatikanlah kamu kepada buahnya apabila ia berbuah dan ketika masaknya. Sesungguhnya yang demikian itu mengandungi tanda-tanda (yang menunjukkan kekuasaan Kami) bagi orang-orang yang beriman.
(Al-Quran, Surah Al-Anaam 6:99)
Dua ayat Al-Quran di atas sesungguhnya menjelaskan bahwa air merupakan cikal bakal adanya kehidupan di muka bumi ini, kedua ayat tersebut menggambarkan bahwa pada mulanya bumi adalah sebuah hamparan yang tandus, kemudian Allah menurunkan air dalam bentuk hujan yang menumbuhkan segala jenis tumbuh-tumbuhan dan tanaman. Tidak ada satupun makhluk hidup yang mampu bertahan hidup tanpa air, karena air sudah menjadi bagian dari kehidupan makhluk hidup itu sendiri termasuk manusia, dan bahkan sekitar 60 % tubuh manusia adalah air.
+%5BDesktop+Resolution%5D.jpg)